Kamis, 06 Desember 2018

Modul 5 : Sistem Direktori dan Berkas



 Sistem Direktori dan Berkas


A. T U J U A N

Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu:
1.    Memahami Sistem Direktori dan sistem Berkas
2.    Menciptakan dan manipulasi directory.
3.    Memahami konsep link dan symbolic link.

B. DASAR TEORI Organisasi File

Sistem berkas Linux dan Unix diorganisir dalam struktur hirarki, seperti pohon. Level tertinggi dari sistem berkas adalah / atau direktori root. Dalam filosofi disain Unix dan Linux, semua dianggap sebagai berkas, termasuk hard disks, partisi dan removable media. Ini berarti bahwa semua berkas dan direktori (termasuk cakram dan partisi lain) ada di bawah direktori root. seperti Gambar 4.1.

Kita dapat menciptakan File dan Direktori mulai dari root ke bawah. Direktori adalah file khusus, yang berisi nama file dan inode (pointer yang menunjuk ke data / isi ile tersebut). Secara logika, direktori dapat berisi File dan direktori lagi (disebut juga Subdirektori).

Gambar 4.1. Struktur direktori pada Linux Ubuntu

Direktori Standar

Setelah proses instalasi, Linux menciptakan sistem file yang baku, terdiri atas direktori sebagai berikut :

Direktori
Deskripsi
/bin
direktori yang berisi file-file binary standar yang dapat digunakan oleh seluruh user baik user biasa maupun super user (perintah dasar dalam linux)
/boot
direktori yang berisi file-file untuk booting Linux
/dev
direktori yang berisi file system khusus yang merupakan refleksi device hard-ware yang dikenali dan digunakan sistem seperti Hard Disk, Floppy Disk, Flash Disk, dll
/etc
direktori yang berisi file-file konfigurasi sistem, dan hanya boleh diubah oleh super user
/home
direktori yang berisi yang merupakan direktori home untuk semua user
/lib
direktori yang berisi file-file library yang digunakan untuk mendukung kerja kernel Linux
/mnt
merupakan direktori khusus yang disediakan untuk mounting (mengaitkan) device disk storage ke sistem dalam bentuk direktori
/proc
berisi file system khusus yang menunjukkan data-data kernel setiap saat
/root
direktori home untuk user root (user khusus dengan priviledges hampir tak terbatas.
/sbin
direktori yang sama seperti direktori /bin, tetapi hanya super user yang se-baiknya menggunakan binary- binary tersebut mengingat fungsi-fungsi binary yang terdapat di direktori ini untuk maintenance sistem
/tmp
berisi file-file sementara yang dibutuhkan sebuah aplikasi yang sedang berjalan
usr
direktori yang berisi library, binary, dokumentasi dan file lainnya hasil instalasi user
/var
direktori yang berisi file-file log, mailbox dan data-data aplikasi

Tipe File

Pada Linux terdapat 6 buah tipe file yaitu:
       Ordinary file
       Direktori
       Block Device (Peralatan I/O)
Merupakan representasi dari peralatan hardware yang menggunakan transmisi data per block (misalnya 1 KB block), seperti disk, floppy, tape.
       Character Device (Peralatan I/O)
Merupakan representasi dari peralatan hardware yang menggunakan transmisi data karakter per karakter, seperti terminal, modem, plotter, dan lain lain.
       Named Pipe (FIFO)
File yang digunakan secara intern oleh sistem operasi untuk komunikasi antar proses

Properti File

File mempunyai beberapa atribut, antara lain :
       Tipe file : menentukan tipe dari file, yaitu :
Karakter
Arti
-
File biasa
d
Direktori
l
Symbolic link
b
Block special file
c
Character special file
s
Socket link
p
FIFO


       Ijin akses : menentukan hak user terhadap file ini.
       Jumlah link : jumlah link untuk file ini.
       Pemilik (owner) : menentukan siapa pemilik file ini.
       Kelompok (group) : menentukan group yang memiliki file ini.
       Jumlah karakter : menentukan ukuran file dalam byte.
       Waktu pembuatan : menentukan kapan file terakhir dimodifikasi.
       Nama file : menentukan nama file yang dimaksud.
 Contoh :
-rw-rw-r-- 1 bin auth                  16 39 Oct 31 20:19 /etc/passwd

Nama File

Nama file maksimal terdiri dari 255 karakter berupa alfanumerik dan beberapa karakter spesial yaitu garis bawah, titik, koma dan lainnya kecuali spasi dan karakter
“&”, “;”, “|”, “?”, “`”, “””, “’”, “[“, “]”, “(“, “)”, “$”, “<”, “>”, “{“, “}”, “^”, “#”, “\”,
“/”. Linux membedakan huruf kecil dengan huruf besar (case sensitive).  Contoh nama file yang benar :
Abcde5434
3 prog.txt PROG.txt
Prog.txt

Symbolic Link
Link adalah sebuah teknik untuk memberikan lebih dari satu nama file dengan data yang sama. Bila file asli dihapus, maka data yang baru juga terhapus. Format dari Link
:
 ln fileAsli fileDuplikat

fileDuplikat disebut hard link dimana kedua file akan muncul identik (link count = 2) Bila fileAsli atau fileDuplikat diubah perubahan akan terjadi pada file lainnya. Symbolic Link diperlukan bila file tersebut dilink dengan direktori /file yang berada pada partisi yang berbeda. Tipe file menjadi l (link) dan file tersebut menunjuk ke tempat asal.
Format :

ln –s /FULLPATH/fileAsli /FULLPATH/fileDuplikat

Pilihan –s (shortcut) merupakan bentuk soft link dimana jumlah link count pada file asal tidak akan berubah. Pada bentuk soft link, symbolic link dapat dilakukan pada file yang tidak ada, sedangkan pada hard link tidak dimungkinkan. Perbedaan lain, symbolic link dapat dibentuk melalui media disk atau partisi yang berbeda dengan soft link, tetapi pada hard link terbatas pada partisi disk yang sama.

Melihat Isi File

Untuk melihat jenis file menggunakan format :
file filename (s)
Isi file akan dilaporkan dengan deskripsi level tinggin seperti contoh berikut: 
$ file myprog.c letter.txt webpage.html Keterangan:
myprog.c             :           C program text letter.txt           :           ASCII text webpage.html     :           HTML document text
Perintah ini dapat digunakan secara luas untuk file yang kadang membingungkan, misalnya antara kode C++ dan Java.

Mencari File

Jika ingin melihat bagaimana pohon direktori dapat digunakan perintah
       find
Format : find directory –name targetfile -print
Akan melihat file yang bernama t arge t fi le (bisa berupa karakter wildcard)
       which
Format : which command

Mencari Text pada File

Untuk mencari text pada file digunakan perintah grep (General Regular Expression Print) dengan format perintah
grep option pattern files
Grep akan mencari file yang bernama sesuai pattern yang diberikan dan akan menampilkan baris yang sesuai.

C. PRAKTEK

1.            Apa yang dimaksud perintah-perintah: pwd, cd, mkdir, dan rmdir .
2.            Apa yang dimaksud perintah-perintah manipulasi file : cp, mv dan rm (sertakan format yang digunakan).
3.            Jelaskan perbedaan symbolic link menggunakan hard link (direct) dan soft link (indirect).
4.            Tuliskan maksud perintah-perintah : file, find, which, locate dan grep.

D. LATIHAN

1.         Login sebagai user.
2.         Bukalah Console Terminal dan lakukan percobaan-percobaan di bawah ini.
Perhatikan hasilnya.
3.         Selesaikan soal-soal latihan
Latihan 1. Direktori
1.            Melihat direktori HOME
$ pwd
$ echo  
$ HOME
2.            Melihat direktori aktual dan parent direktori. $ pwd  $ cd .
$ pwd
$ cd ..
$ pwd 
$ cd
3.            Membuat satu direktori, lebih dari satu direktori atau sub direktori
$ pwd
$ mkdir A B C A/D A/E B/F A/D/A $ ls -l
$ ls -l A
$ ls -l A/D
4.            Menghapus satu atau lebih direktori hanya dapat dilakukan pada direktori kosong dan hanya dapat dihapus oleh pemiliknya kecuali bila diberikan ijin aksesnya
$ rmdir B (Terdapat pesan error, mengapa ?) 
$ ls -l B
$ rmdir B/F B
         $ ls -l B (Terdapat pesan error, mengapa ?)

5.            Navigasi direktori dengan instruksi cd untuk pindah dari satu direktori ke direktori lain.
$ pwd
$ ls -l
$ cd A pwd cd .. pwd cd /home/<user>/C pwd cd /<user/C            (Terdapat pesan error, mengapa ?) pwd
Hasil Output :
        
         

Latihan 2. Manipulasi file

1.            Perintah cp untuk mengkopi file atau seluruh direktori.
$ cat > contoh Membuat sebuah file [Ctrl+d]
$ cp contoh contoh1
$ ls -l
$ cp contoh A
$ ls     –l A
$ cp contoh contoh1 A/D
$ ls    –l A/D
2.            Perintah mv untuk memindah file
$ mv contoh contoh2
$ ls -l
$ mv contoh1 contoh2 A/D $ ls –l A/D
$ mv contoh contoh1 C $ ls –l C
3.            Perintah rm untuk menghapus file
$ rm contoh2
$ ls     -l
$ rm –i contoh
$ rm –rf A C
$ ls     -l
Hasil Output :
           
           
Latihan 3. Symbolic Link
Membuat shortcut (file link)
$ echo "Hallo apa khabar" > halo.txt
$ ls -l
$ ln halo.txt z $ ls -l
$ cat z
$ mkdir mydir
$ ln z mydir/halo. juga
$ cat mydir/halo.juga
$ ln -s z bye.txt $ ls -l bye.txt $ cat bye.txt
Hasil Output :
 
 

Latihan 4. Melihat Isi File

$ ls –l
$ file halo. txt $ file bye. Txt
Hasil Output :

Latihan 5. Mencari file

1.            Perintah find
$ find /home –name “*.txt” –print > myerror.txt 
$ cat myerror.txt
$ find . –name “*. txt” –exec wc –l ‘{}’ ‘;’
2.            Perintah which
$ which ls
3.            Perintah locate
$ locate “*.txt”
Hasil Output :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MODUL 10 : Instal OS Android for Virtual Box

Di blog ini membahas cara menginstal Andorid ke dalam virtual box (simulasi). Langsung saja. Hal yang di butuhkan untuk menginst...